Views: 2

Views: 2

“Sejarah bukan hanya sekedar menghafal, tetapi tentang bagaimana kita menganalisa suatu sumber sejarah yang kemudian dihasilkan menjadi satu sejarah yang utuh”,

ujar salah satu pembicara pada Webinar KKL Sejarah yang digelar melalui Zoom Cloud Meetings pada Sabtu, 25 Juni 2022. Webinar ini diadakan oleh Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UNS yang bertujuan untuk membuka cakrawala dan meningkatkan keilmuan para mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP UNS khususnya dalam bidang kearsipan dan kemuseuman. Webinar KKL Sejarah mengangkat tema “Arsip, Perpustakaan dan Museum Sebagai Sumber Belajar Sejarah Bagi Masyarakat” dan dihadiri oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah angkatan 2019, 2020 dan 2021. Tepat pada pukul 08.30, Webinar diawali dengan pembukaan oleh Adelio Aksel Haryanto, seorang mahasiswa Pendidikan Sejarah angkatan 2019 selaku MC. Dilanjutkan sambutan dari Kaprodi Pendidikan Sejarah FKIP UNS, Dr. Sutiyah, M.Pd., M.Hum. Beliau menyampaikan terkait harapan mengenai Webinar KKL kali ini selain untuk menambah pengetahuan para mahasiswa, sekaligus keinginan untuk menjalin kerja sama antara Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UNS dengan Dinas Kearsipan dan Kemuseuman Jawa Tengah dan Museum Sumpah Pemuda Jakarta. Usai sambutan, dilanjutkan ke acara inti yaitu materi dari kedua pembicara yang dimoderatori oleh Dadan Adi Kurniawan, S.Pd., MA. Webinar KKL Sejarah menghadirkan 2 pembicara dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah yang diwakili oleh Dra. Retno Puspitosari, M. Hum dan Dwi Nurdadi, S.Pd dari Museum Sumpah Pemuda Jakarta. Dra. Retno Puspitosari menerangkan materi pertama yang berisi tentang kearsipan yang mencakup berbagai bentuk dan media arsip, peran penting arsip sebagai bukti pertanggungjawaban, pusat ingatan organisasi dan sumber informasi, manajemen kearsipan dan lain sebagainya. Untuk materi yang kedua diisi oleh Dwi Nurdadi, S.Pd mengenai permuseuman khususnya Museum Sumpah Pemuda Jakarta. Beliau menjabarkan detail dari isian Museum Sumpah Pemuda Jakarta seperti Sejarah Museum Sumpah Pemuda, pemanfaatan Museum Sumpah Pemuda sebagai sumber belajar, bagian-bagian ruangan dan koleksi yang terdapat di Museum Sumpah Pemuda. Setelah pemaparan kedua pembicara, dilanjutkan sesi tanya jawab dan terdapat 4 mahasiswa Pendidikan Sejarah yang turut berperan aktif untuk mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan. Kemudian, penghujung akhir acara Webinar KKL Sejarah ditutup dengan sesi foto bersama.

Komentar