Views: 1

Views: 1

Pasca dua tahun pandemi, Prodi Pendidikan Sejarah kembali menyelenggarakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) secara luring dengan tujuan situs-situs sejarah yang berlokasi di Jawa Timur, tepatnya di Mojokerto, Gresik dan Surabaya. KKL Sejarah dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 28-29 Mei 2022. Titik awal pemberangkatan dimulai dari UNS tepat tanggal 28 Mei pukul 03.00 dan kembali tiba di Solo tanggal 29 Mei pukul 04.00. KKL Sejarah ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP UNS angkatan 2019 dan didampingi oleh empat dosen yaitu Dr. Sutiyah, M.Pd., M.Hum., Drs. Tri Yuniyanto, M.Hum., Drs. Herimanto, M.Pd., M.Si., dan Dadan Adi Kurniawan, S.Pd., MA.

Perihal rincian situs-situs sejarah yang dikunjungi ialah Kompleks Trowulan (Candi Brahu, Candi Waringin Lawang, Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, Makam Troloyo dan Museum Trowulan) yang berlokasi di Mojokerto dengan tujuan mendalami Sejarah Indonesia masa Hindu-Buddha. Perjalanan selanjutnya menuju Gresik untuk mendalami sejarah Islam dengan mengunjungi Kompleks Makam Sunan Giri sebagai salah satu anggota Walisongo. Sangat disayangkan, perjalanan menuju obyek sejarah di Surabaya (yang awalnya direncanakan berkunjung ke Museum Siola dan Museum 10 November) terpaksa dibatalkan karena adanya penutupan jalan di sekitar museum dalam rangka Hari Ulang Tahun Surabaya.

Dalam rangkaian KKL Sejarah kali ini, tim dosen pembimbing KKL bersinergi dengan tour guide situs setempat dalam hal pembekalan materi kepada para mahasiswa. Tujuan diadakannya KKL Sejarah sendiri adalah bentuk metode pembelajaran melalui kunjungan secara langsung ke situs-situs sejarah dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman sejarah yang lebih utuh (holistic) setelah belajar teori di kelas dan melengkapinya dengan melihat langsung situs-situs sejarah di lapangan.

Komentar