Views: 22

Views: 22

Program Studi Pendidikan Sejarah UNS tidak hanya melakukan kegiatan perkuliahan secara teori didalam ruang kuliah saja, namun juga melakukan kuliah dengan terjun langsung ke lokasi-lokasi bersejarah. Kegiatan kuliah yang dilakukan langsung di temat-tempat bersejarah tersebut biasa disebut dengan Kuliah Kerja Lapangan atau KKL. Sebelum KKL menjadi mata kuliah tersendiri, KKL awalnya mengikuti pada mata kuliah asli. KKL yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah sudah dilakukan selama bertahun-tahun. Tempat-tempat yang dikunjungi untuk KKL berbeda-beda mencakup peninggalan masa Praaksara, masa Hindu Budha, masa Islam, masa Indonesia baru dan lain sebagainya. Beberapa tempat yang dikunjungi sebagai tempat KKL yaitu Museum Sangiran yang terletak di Kabupaten Sragen. Tempat-tempat KKL yang dikunjungi mencakup masa Hindu Budha yang berada di sekitar Kampus UNS seperti Candi Sukuh dan Candi Cetho yang terletak di Kabupaten Karanganyar. Selanjutnya KKL juga pernah dilaksanakan dengan mengunjungi Museum Sumpah Pemuda yang berada di Jakarta. Tidak berhenti sampai disitu KKL yang dilaksanakan di Kota Jakarta juga mengunjungi beberapa tempat lain seperti Museum Satria Mandala, Gedung Joang 45, Monumen Pancasila Sakti, Monumen Nasional atau Monas dan lain sebagainya. KKL Prodi Pendidikan Sejarah juga mengunjungi Kota Bandung yaitu ke Gedung dan Museum Konferensi Asia Afrika. Tidak hanya ke arah Barat saja, KKL juga pernah dilaksanakan di Jawa Timur dengan mengunjungi berbagai objek bersejarah seperti Candi-Candi Trowulan, Museum Empu Tantular dan berbagai tempat bersejarah lainnya. Tidak ketinggalan juga KKL Prodi Pendidikan Sejarah juga pernah mengunjungi Kompleks Makam Walisongo yang berada di daerah Pantura. Meskipun kegiatan KKL sempat terhenti akibat adanya pandemi Covid-19, namun kini kegiatan KKL aka mulai dicoba untuk kembali diadakan tentunya dengan melihat situasi dan kondisi yang ada di lapangan.

Komentar