Oleh: Bintang Putra Rachmad, S.Pd.

Guru Sejarah SMK Muhammadiyah 1 Surakarta

Alumni Prodi Pendidikan Sejarah UNS Angkatan 2020

Email: abinnot26x@gmail.com




Pendahuluan

Kaitannya dengan sejarah sebagai seni, kita banyak mengenal tema sejarah digunakan untuk landasan cerita film, novel, dan komik. Sebut saja film-film bertemakan sejarah di Indonesia ataupun luar negeri yang banyak jumlahnya, begitu pula dengan media novel, novel sejarah berjudul Laut Bercerita, 1984, Ronggeng Dukuh Paruk, Bumi Manusia, dan Nagasukma telah banyak dikenal oleh masyarakat awam. Media selain film dan novel biasanya adalah komik. Komik dianggap menarik karena menawarkan media cerita yang terdapat gambarnya. Khusus membahas tentang tema sejarah, komik di Indonesia memiliki judul-judul yang bagus seperti Imperium Majapahit karya Jan Mintaraga, Wali Songo Chronicles karya Sweta Kartika, dan Mahabharata-Wayang Purwa-Ramayana karya RA. Kosasih bapak Komik Indonesia.

Khusus berbicara tentang komik, komik dari Jepang merupakan jenis komik yang paling populer di Indonesia, selengkapnya bisa dibaca di skripsi saya (https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/119304/Perkembangan-Budaya-Populer-Jepang-di-Indonesia-tahun-1990-2009). Komik Jepang aslinya disebut sebagai manga. Manga yang beredar di Jepang maupun Indonesia telah memiliki banyak judul dengan berbagai tema, termasuk salah satunya adalah tema sejarah. Dalam tulisan ini penulis akan merekomendasikan judul-judul manga yang bertemakan sejarah. Sebagai lulusan pendidikan sejarah, saya rasa judul-judul yang saya rekomendasikan dapat menjadi pemantik seseorang untuk mempelajari sejarah melalui sudut pandang yang lebih akademis.

Judul-judul yang saya rekomendasikan saya batasi khusus untuk judul-judul yang pernah saya baca, sehingga penulis dapat menilai bagaimana level historiografi yang ada di manga tersebut. Di akhir tulisan saya akan sertakan beberapa rekomendasi judul manga sejarah yang belum pernah saya baca tetapi memiliki potensi untuk menjadi bacaan yang menarik untuk mengenal sejarah. Saya harap dengan tulisan ini dapat menjadi media pengenalan sejarah terhadap pembaca dengan cara yang lebih santai dan menarik.

1. The Rose of Versailles (Versailles no Bara)

Penulis: Ikeda Ryoko

Penerbit: PT. Elexmedia Komputindo

Rating MyAnimeList: 8.36

Jumlah Volume: 10

Terbit: 1993-1995

Rose of Versailles dalam sejarah perkembangan manga di Jepang tidak terbantahkan menjadi salah satu manga paling berpengaruh. Terbit di Jepang tahun 1972-1973 manga ini menjadi awal tonggak penulis manga perempuan di Jepang. Cerita yang dibawakan juga dibuat untuk kalangan remaja perempuan, yang mana di zaman itu manga-manga yang beredar kebanyakan dikhususkan untuk remaja pria. Manga ini menampilkan cerita khas remaja perempuan dengan tema kehidupan percintaan. Cerita romansa yang terjadi dikemas dengan setting cerita tokoh sejarah Marie Antoinette.

Berlatar pecahnya Revolusi Prancis, kita menyaksikan bagaimana kisah perjalanan karakter Ratu Marie Antoinette dan Kapten Pengawalnya Oscar François de Jarjayes. Oscar terlahir sebagai perempuan tetapi dibesarkan sebagai laki-laki, di manga ini kita akan mengikuti kisah tokoh utama bernama Oscar yang harus mengarungi dunia bangsawan Perancis, dengan kehidupan Marie Antoinette sebagai pusat ceritanya.

Berbicara tentang keakuratan kita akan disuguhkan tokoh yang benar ada di dalam peristiwa Revolusi Perancis seperti Marie Antoinette dan Bangsawan bernama Axel von Fersen yang membantu kabur keluarga kerajaan. Secara urutan cerita Rose of Versailles telah sebisa mungkin menyamakan urutan waktu di sejarah terjadinya Revolusi Perancis. Tokoh penting seperti Marie Antoinette berhasil digambarkan mendekati gambaran umum yang ditorehkannya dalam sejarah Eropa sebagai bangsawan di masanya. Pakaian yang digambarkan di Rose of Versailles berhasil digambarkan sesuai dengan gambaran pakaian di masa-masa menjelang Revolusi Perancis.

Seperti kisah fiksi sejarah pada umumnya pasti telah ada berbagai perubahan yang terjadi di dalam ceritanya. Tokoh utamanya Oscar adalah tokoh fiksi yang diciptakan untuk menjadi tokoh utama. Walaupun tidak persis sama, penggambaran Oscar terinspirasi oleh tokoh terkenal di sejarah Revolusi Perancis yaitu Jendral Lafayette. Lafayette, tentu saja, bertempur dalam Revolusi Amerika. Ia diangkat menjadi komandan Garde Nationale ketika keadaan memburuk. Ia juga pelindung Ratu. Ia juga berusaha menghentikan kekerasan dan akhirnya beralih pihak dalam Revolusi dengan mendukung kekuatan para relovusioner. Penggambarannya sebagai seorang wanita tentu merupakan sentukan fiksi di cerita Rose of Versailles.

Selebihnya manga ini cocok untuk mengenal sejarah di masa-masa Revolusi Perancis. Karena awalnya dibuat untuk pembaca perempuan jadi jangan kaget apabila gambarnya bergaya feminim, dan tokohnya di dramatisir untuk tema romansa. Ikeda setelah menulis Rose of Versailles juga menulis manga sejarah berjudul Eroica yang menceritakan kisah perjalanan hidup Napoleon Bonaparte.

2. Vagabond

Penulis: Inoue Takehiko

Penerbit: PT. Elexmedia Komputindo

Rating MyAnimeList: 9.27

Jumlah Volume: 37 (belum tamat)

Terbit: 2005

Manga berjudul Vagabond merupakan adaptasi dari novel biografi sejarah berjudul Musashi karya Eiji Yoshikawa. Manga ini berceritakan tentang perjalanan tokoh samurai Jepang terkenal bernama Miyamoto Musashi. Manga ini cocok untuk yang suka dengan cerita pertarungan brutal, filofis hidup yang mendalam, dan cerita bertemakan samurai.

Keakuratan cerita dari manga Vagabond sebenarnya tidak terlalu akurat. Banyak pertarungan, tokoh, dan plot cerita yang tentunya tidak benar terjadi. Walaupun begitu perlu diapresiasi bagaimana Inoue bisa mengadaptasi novel biografi Miyamoto Musashi yang sangat tebal menjadi sebuah komik (saya sendiri belum pernah membaca novelnya). Miyamoto Musashi menuliskan pemikiran hidupnya di sebuah buku berjudul The Book of Five Rings yang ditulis di tahun 1643-1645 yang menjadi beberapa inspirasi untuk cerita, tokoh sejarah, tempat, dan peristiwa di dalam komik. Melalui Vagabond pembaca tentunya dapat meneruskan membaca buku tulisan Miyamoto Musashi aslinya agar dapat mempunyai gambaran bagaimana pengalaman dan pemikiran yang terjadi di tokoh Miyamoto Musashi.

Untuk selingan membaca tidak ada ruginya membaca manga Vagabond karena banyak pemikiran filosofis tentang perjuangan hidup manusia yang begitu menyentuh, pertarungannya pun sangat brutal sehingga cocok untuk kalangan pecinta action.

3. Barefoot Gen (Hadashi no Gen)

Penulis: Nakazawa Keiji

Penerbit: GPU

Rating MyAnimeList: 8.43

Volume: 10

Terbit: 2016-2017

Dari 6 judul komik yang ada di tulisan saya ini, manga Barefoot Gen merupakan satu-satunya manga yang menceritakan tentang kehidupan penulisnya sendiri. Lalu apa kaitannya dengan tema sejarah? Nakazawa Keiji, selain seorang mangaka beliau merupakan salah satu penyintas dari peristiwa sejarah pengebomam kota Hiroshima oleh Amerika Serikat.

Manganya memiliki total 10 jilid. Menceritakan kehidupan penulis Nakazawa Keiji sebagai penyintas bom Hiroshima tahun 1945. Jilid pertama menceritakan bagaimana penggambaran Keiji saat peristiwa bom atom terjadi, dan kondisinya setelah pengebomam. Tokohnya digambarkan bernama Gen Nakaoka, sosok bocah berumur enam tahun yang harus hidup dan berjuang setelah pengeboman Hiroshima.

Sebenarnya dapat dibayangkan bahwa sejarah yang terjadi kemungkinan subjektifnya tinggi karena digambarkan oleh tokohnya sendiri, tetapi jilid pertama dari Barefoot Gen ketika saya baca sudah seakan-akan menonton dokumenter pengeboman Hiroshima. Penggambaran korban bom yang selamat dan meninggal juga sesuai dengan rekaman ataupun foto-foto yang memotret pasca pengeboman Hiroshima dan Nagasaki. Kalian juga dapat membandingkannya dengan cerita penyintas bom Hiroshima yang bisa kalian tonton di link berikut https://www.youtube.com/watch?v=r1O9XD55Z8w&pp=ygUcSElST1NISU1BIEJPTUIgVEhFIEFOSU1FIE1BTg%3D%3D

4. Iliad

Penulis: Nagasaki Takashi

Penerbit: Levels Comic (Elexmedia Komputindo)

Volume: 15

Terbit: 2009-2013

Manga ini menceritakan tokoh bernama Shuzo Iriya seorang penjual barang antik dan unik yang bertemu dengan Yuri Endre anak dari seorang arkeolog terkenal. Mereka berdua mencoba untuk mencari peradaban sejarah yang hingga sekarang belum pasti ada yaitu Atlantis. Petualangan di manga ini mengingatkan saya kepada film Indiana Jones, National Treasure, dan film adaptasi novel Dan Brown. Plot cerita berpusat kepada aktivitas arkeolog untuk mencari harta karun, konflik dengan kelompok penjahat, dan pembukaan tabir-tabir misteri sejarah yang ada di dalam ceritanya.

Atlantis sendiri hingga sekarang di kalangan sejarawan masih simpang siur dan bukti-bukti arkeologisnya belum dapat dipastikan. Atas keadaan di dunia nyata yang seperti itu, tentu manga Iliad juga belum bisa dapat dijadikan sebagai acuan sejarah yang benar. Walaupun begitu, dengan jumlah total 15 volume pecinta sejarah konspirasi, pengikut perkembangan dunia arkeolog, dan penyuka cerita petualangan seperti Indiana Jones pasti akan dimanjakan dengan manga Iliad.

Judul Iliad terinspirasi dari puisi Homer berjudul Iliad yang menceritakan tentang perang Troya, cocok untuk tema yang sama-sama berbau mitologi Yunani. Manga Iliad sendiri membutuhkan waktu yang lama untuk saya bisa menyelesaikannya penulisnya benar-benar menyuguhkan informasi sejarah yang daging dengan riset yang cukup bagus, tentu keakuratannya masih bisa diperdebatkan, khususnya bagaimana penulis “mencocoklogikannya” dengan peradaban Atlantis. Di manga ini penulis juga membahas tentang berbagai tokoh sejarah yang pernah menulis dan mencari Atlantis dari Plato hingga Kelompok Nazi melalui tokoh Heinrich Himmler.

Menyampingkan keakuratan informasi sejarah dan arkeologisnya yang dapat didiskusikan kembali, manga Iliad dapat menuntun kita untuk mengetahui sejarah-sejarah yang masih bersifat kontroversial, bersifat mitologi, dan bersifat konspirasi. Suguhan utama berupa petualangan arkeolog tentunya dapat membuat pembaca untuk tertarik menyelami bagaimana kegiatan arkeolog menguak sejarah melalui benda-benda. Hal ini mengingatkan saya terhadap salah satu kalimat yang dilontarkan oleh narasumber tugas sejarah saya bahwa kalau mau belajar sejarah jangan hanya lewat buku tetapi datangi lokasi sumbernya berada.

5. The Elusive Samurai

(Sumber: Wikipedia)

Penulis: Matsui Yuusei

Terbit: 2021-sekarang

Rating MyAnimeList: 6.64

Membaca The Elusive Samurai seakan membaca bab sejarah Jepang yang jarang diceritakan di dunia internasional. Tidak seperti era Meiji dan era Edo yang telah banyak diadaptasi, The Elusive Samurai menawarkan cerita sejarah di akhir era Kamakura (1185-1333) dan di era Nanboku-Cho (1336-1392). Menceritakan tentang anak berumur 8 tahun bernama Tokiyuki Hojo yang menjadi pewaris tahta Shogun Kamakura. Tokiyuki Hojo ternyata harus menemui tantangan mempertahankan tahtanya setelah Takauji Ashikaga mengumpulkan kekuatan dan berhasil mencegah Hojo berkuasa hingga membuat Jepang terbagi menjadi dua kekuatan Utara dan Selatan. Utara direprentasikan oleh Ashikaga Takauji dan selatan direpresentasikan oleh Tokiyuki Hojo. Konflik perang saudara yang umum terjadi di Jepang pada era ini dapat kita ikuti melalui manga The Elusive Samurai.

Penulis dari manga ini yaitu Yuusei menuliskan bahwa kisah The Elusive Samurai berusaha untuk mengambil seakurat mungkin peristiwa-peristiwa penting yang terjadi selama era Nanboku-Cho. Penulis berpegangan dengan tulisan sejarah berjudul Taiheiki yang di tulis pada abad ke-14 yang mencatat perang saudara antara Ashikaga Takauji dengan kelompok Tokiyuki Hojo. Walaupun begitu tetap banyak tambahan dilakukan untuk kepentingan hiburan, seperti karakteristik tokoh, bagaimana perang terjadi, kekuatan suci yang ditambahkan, dan guyonan-guyonan yang dihadirkan di manga The Elusive Samurai.

Penulis sebenarnya telah berhenti membaca setelah beberapa jilid buku. Karena gaya narasinya yang kurang menggaet saya untuk terus membaca, tetapi selebihnya adegan peperangan dan karakter yang seru menawarkan keasikan sendiri ketika membaca, dan tentunya didukung dengan gambaran yang bagus. Penulis tentunya akan menyelesaikan manga ini ketika manga ini sudah tamat, karena penulis juga kepo dengan bagaimana akhir kisah sejarah Jepang di era Nanboku-Cho.

6. Kingdom

Penulis: Yasuhisa Hara

Rating MyAnimeList: 9.02

Volume: 77-belum tamat

Secara personal ini adalah manga sejarah paling favorit dari saya. Karya dari Yasuhisa Hara berjudul Kingdom. Menceritakan tokoh bernama Shin yang ingin menjadi jenderal perang terhebat di China pada era Zaman Musim Semi dan Musim Gugur (475-221 SM). Menceritakan bagaimana kerajaan Qin yang dipimpin oleh raja muda Qin Shi Huang atau Yin Zheng ingin menaklukan 5 kerajaan lainnya di China agar dapat menyatukan seluruh daratan China.

Di dalam sejarahnya penaklukan China oleh dinasti Qin melalui berbagai macam peperangan, dan kerajaanya memiliki jendral-jendral yang dapat dijadikan materi karya fiksi. Kingdom yang ditulis oleh Yasuhisa Hara menampilkan tokoh-tokoh sentral yang benar-benar ada di catatan sejarah, baik tokoh utama ataupun tokoh-tokoh sampingan. Di manga ini juga dijelaskan sejarah bagaimana legalisme dipilih di dinasti Qin dibandingkan Konfusianisme, kita juga dapat menikmati peperangan yang penuh strategi dan intrik yang secara garis besar mengikuti acuan sejarah catatan Shiji.

Yasuhisa Hara berusaha untuk mengembangkan plot cerita sesuai dengan catatan satu-satunya tentang sejarah Dinasti Qin yaitu catatan Shiji. Catatan Shiji merupakan catatan sejarah tentang bagaimana dinasti Qin berhasil menguasai daratan China, catatan ini ditulis oleh sejarawan kondang China bernama Sima Qian. Plot cerita tentang tahun, kondisi peperangan, hasil peperangan, dan momen-momen penting lainnya disesuaikan dengan apa yang diceritakan di catatan Shiji, sehingga membuat manga Kingdom seakan menggambarkan catatan tersebut, walaupun tetap ditambahkan bumbu-bumbu fantasinya.

Ketepatan ini bisa kalian bandingkan dengan membaca Kingdom dengan buku Kaisar Pertama China karya Michael Wicaksono. Dengan membaca Kingdom kalian bisa masuk di era sejarah China yang penuh peperangan dan sejarah bagaimana pertama kalinya ada seorang raja yang berhasil menyatukan daratan China. Cerita-cerita heroik para jendral di meda peperangan juga bisa kalian bayangkan, dan bisa kalian pelajari dengan melihat peninggalan-peninggalan alat perang dari era Qin.

Yasuhisa Hara saya rasa berhasil menggugah narasi sejarah melalui cerita dan penokohan yang menarik, peristiwa heroik, sadis, jenius, dan candaan-candaan karakter membuat cerita ini tidak monoton tetapi sangat seru dibaca.



Honorable Mention

  1. Historie– Manga tentang tokoh Eumenes seorang sekretaris dan jendral di bawah kepemimpinan Alexander Agung
  2. Shanaou Yoshisune– Manga tentang sejarah Perang Genpei tahun 1180-1185
  3. Girls und Panzer– Manga tentang sejarah perkembangan tank di sejarah dunia
  4. Message to Adolf karya bapak manga Jepang Ozamu Tezuka (pembuat Astro Boy)- Menceritakan tiga orang bernama Adolf di era sebelum, berlangsung, dan setelah PD II
  5. Emma– Kehidupan di masa Victoria di Inggris (1837-1901)

Komentar