Views: 31

Views: 31

Wulan Nurjanah, S.Pd., M.Pd. menapaki jalan pendidikannya di dunia sejarah sejak tahun 2012. Lima tahun kemudian, ia berhasil mentas dan melanjutkan langkah ke jenjang berikutnya, S-2 Pendidikan Sejarah di Universitas Sebelas Maret (UNS), yang ia jalani pada 2019–2022. Tak berhenti di sana, Wulan terus memperdalam lakonnya sebagai pendidik dengan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada 2022–2023.

Sebagai seseorang yang tumbuh dari dunia pendidikan, karier Wulan pun tak jauh dari ruang kelas dan papan tulis. Pada 2024–2025, ia sempat mengajar di Ganesha Operation, salah satu lembaga bimbingan belajar ternama. Tak lama kemudian, langkahnya kembali menjejak kampus. Pada 2025, ia resmi diangkat sebagai Dosen di Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Di luar aktivitas mengajar, Wulan juga menaruh minat besar pada dunia penulisan akademik. Topik-topik yang ia angkat kerap berputar di sekitar cara berpikir sejarah dan pembelajaran kritis. Salah satu karyanya, “Historical Thinking Skills and Critical Thinking Skills”, terbit di jurnal Historika tahun 2020. Ia juga menuangkan gagasannya dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNILA 2021 melalui makalah berjudul “Implementasi Merdeka Belajar di Masa Pandemi Covid-19: Peluang dan Tantangan.”


Oleh: Nasta Mahardi (Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNS Angkatan 2021)

Komentar