
Galih Pranata, S.Pd merupakan alumni pendidikan Prodi Pendidikan Sejarah UNS Angkatan 2012. Satu tahun kemudian, ia melanjutkan studi magisternya di UNS jurusan Pendidikan Sejarah dan lulus pada tahun 2020 dengan penelitian “Pengembangan Komik Digital IPS Melalui Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kecerdasan Ekologis Siswa di SMP Negeri 21 Surakarta”.
Saat ini Galih aktif sebagai guru di SMAN 1 Klaten dan dosen TUTON Universitas Terbuka. Selain aktif sebagai pengajar, ia juga aktif di bidang kepenulisan. Berikut beberapa artikel ilmiah yang ditulis oleh Galih: Perhelatan Seni dalam Bingkai Dinamika Zaman Taman Balekambang Surakarta (1921-2020), Perwujudan Etika Islam dalam Bermedia Sosial melalui karya Jurnal Ilmiah Siswa sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Al Islam 1 Suratakarta, Ragam Gaya Visual Periklanan sebagai Media Propaganda di Era Hindia Belanda (1970-1942), dan masih banyak lainnya yang dapat ditelusuri dalam laman Google Scholar milik Galih Pranata.
Selain aktif menulis jurnal keilmuan, Galih Pranata juga aktif menulis di National Geographic Indonesia yang berfokus pada bidang kependidikan dan kesejarahan seperti: Toleransi Beragama Mewarnai Sejarah Panjang Candi Sojiwan di Klaten, Keislaman Tan Malaka: Dibesarkan dalam Keluarga Islam yang Taat, Cantik Itu Luka: Rekam Ironi Pelacuran Paksa Masa Jepang Lewat Sastra, dan masih banyak lainnya yang dapat dilihat di laman National Geographic Indonesia. Disamping aktif menulis dibidang keilmuan, ia juga menulis novel di waktu senggang. Ia mulai menulis novel dengan menggalang tulisan dari para guru seperjuangan untuk menulis antologi esai yang kemudian dibukukan dengan tajuk, Rerasan Guru Berkisah Pendidikan pada tahun 2023. Kecintaannya pada Sejarah dan menulis juga tertuang dalam novel roman dengan latar sejarah yang berjudul Bunga di Hari Lalu yang terbit pada tahun 2024.
Oleh: Syaffrina Fadhilatul N. (Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNS Angkatan 2021)

