
Samaru merupakan singkatan dari Sambut Mahasiswa Baru. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang dimiliki oleh bidang Pengembangan Organisasi dan Kaderisasi HMP Ganesha 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menyambut mahasiswa baru dan memberikan gambaran tentang dunia perkuliahan secara umum. Kegiatan Samaru dibagi menjadi 4 bagian, yaitu Samaru SNBP, Samaru SNBT, Samaru Mandiri, dan Samaru Besar. Ada 3 Samaru yang dilangsungkan melalui masing-masing jalur masuk mahasiswa, SNBP/Jalur Prestasi, SNBT/Jalur Tes, dan Mandiri. Sedangkan untuk Samaru Besar merupakan agenda Samaru gabungan bagi mahasiswa baru SNBP, SNBT, dan Mandiri. Kegiatan Samaru Besar juga menjadi menjadi titik awal dari serangkaian kegiatan Program Ganesha Bersua (PGB).

Pada hari Sabtu, 12 Agustus 2025 telah dilaksanakan kegiatan Samaru Besar secara daring dengan menggunakan platform Zoom Meeting. Namun, para anggota dari HMP GANESHA diwajibkan untuk melakukan Zoom Meeting secara bersamaan di Ruang 301 dan 302 Gedung C FKIP UNS. Hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi adanya miscommunication antar pengurus yang bertugas pada Zoom Meeting, sehingga ketika muncul kesalahan teknis bisa segera diatasi. Kegiatan ini diawali dengan Pembukaan sekaligus pembacaan susunan acara dan pembacaan tata tertib oleh MC. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Samaru Besar 2025 dan Ketua Umum HMP Ganesha. Setelah itu kegiatan diisi oleh materi-materi yang disampaikan oleh panitia yang telah ditugaskan untuk membantu mahasiswa baru dalam proses pengenalan terhadap dunia perkuliahan. Materi pertama disampaikan oleh Kasuh (Kakak Asuh) yang menjabarkan mengenai KRS, SIAKAD, dan OCW. Berlanjut pada materi kedua yang disampaikan oleh Komdis (Komisi Kedisiplinan) mengenai aturan-aturan serta tata tertib yang harus dipatuhi beserta konsekuensinya dalam sistem poin yang didapatkan. Materi yang terakhir adalah Sosisalisasi Penugasan, yang disampaikan oleh Penanggungjawab Penugasan. Tugas terbagi menjadi tiga kategori yang termaktub dalam falsafah jawa, yaitu Manjing, Ajur, dan Ajer. Pepatah ini menjelaskan bagaimana proses seseorang ketika berada dalam lingkungan yang baru tanpa kehilangan jati dirinya. Penugasan Manjing berupa Twibbon dan Logbook teman seangkatan, Ajur berupa Video Jelajah Tempat Sejarah di Solo Raya dan Eksplorasi Laboratorium dan Ruang Baca Pendidikan Sejarah, serta Ajer yang berisi penugasan makalah. Masing-masing penugasan memiliki bobot masing-masing yang telah dipertimbangkan secara matang oleh panitia untuk membantu mahasiswa baru dalam proses pengenalan kampus secara efektif. Setiap selesai sesi pemaparan materi disediakan ruang diskusi dan tanya jawab, panitia juga menyiapkan google form untuk menampung banyaknya pertanyaan dari mahasiswa baru. Yang terakhir adalah Sosialisasi Pembagian Kelompok dan Kakak Pembimbing, yang akan menemani selama proses pengenalan lingkungan kepada mahasiswa baru. Delapan puluh mahasiswa baru dibagi menjadi kelompok kecil dengan 10 anggota masing-masing kelompok dan didampingi oleh dua Kakak Pembimbing yang sudah disipakan oleh panitia. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan penutup oleh MC.

Untuk kendala yang dihadapi oleh panitia adalah suasana yang kurang kondusif di ruang 301 dikarenakan kurangnya kesadaran dan sikap partisipatif, sekaligus menjadi bahan evaluasi dan mendapatkan solusi yang bisa dipraktekkan, misalnya dalam satu ruangan panitia hanya disediakan satu device pengeras suara saja. Namun, selebihnya acara samaru berjalan lancar dan tidak ada kendala yang cukup berarti karena dari tim panitia sudah menyiapkan acara secara maksimal.

