Oleh:
Mifta Huljanah, Muh Luqman Aji Santoso, Muhammad Dzaki Najmi Fuadi, Muhammad Rafi,
Muhammad Syafnat Fu’aini, Muthiah Rosita Sugito & Nabila Fathiyannisa Nisrina
(Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret Surakarta Angkatan 2021)

Museum Perumusan Naskah Proklamasi terletak di Jalan Imam Bonjol 1, Menteng, Jakarta. Pada masa pendudukan Jepang, jalan ini disebut Jalan Meiji Dori. Sebelum menjadi Munasprok, gedung ini merupakan kediaman Laksamana Muda Tadashi Maeda. Ia adalah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di Hindia Belanda selama Perang Pasifik. Laksamana Muda Tadashi Maeda sendiri merupakan sosok yang mempunyai peranan penting dalam kemerdekaan Indonesia, dimana ia mengijinkan rumahnya dijadikan tempat perumusan teks proklamasi Indonesia (Adryamarthanino dkk, 2021). Ia rela mempertaruhkan nasibnya demi mengizinkan rumahnya sebagai tempat perumusan teks proklamasi. Selain itu, kediaman Laksamana Maeda juga dirasa aman karena rumah tersebut memiliki hak imunitas terhadap Angakatan Darat Jepang (Adryamarthanino & Ningsih, 2022).

Bangunan ini terdiri dari dua lantai, lantai 1 kita sebut dengan lantai bersejarah, kita sebut dengan lantai bersejarah karena semua Rangkaian peristiwa perumusan naskah Proklamasi itu terjadi di lantai 1 semuanya sedangkan lantai 2 itu dulunya hanyalah kamar-kamar tidur atau ruangan-ruangan tempat istirahatnya keluarga Tadashi Maeda, jadi kalau kita lihat Bagaimana ruangan-ruangan yang ada di museum ini itu

memang disesuaikan dengan keadaan ketika Maeda menempati bangunan ini kemudian di bagian belakang museum itu juga ada sebuah bunker yang atau ruang bawah tanah yang merupakan bagian juga dari bangunan ini dulunya, hingga saat ini keberadaan bunker masih ada (Aidil, 2024).

Komentar