Views: 12

Views: 12

Ganteng, putih, berprestasi, dan kreatif, dialah Ardian Nur Rizki, S.Pd., M.Pd. Beliau merupakan alumni Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret angkatan 2010. Beliau lulus pada tahun 2014 dengan skripsi yang beliau angkat membahas tentang Peranan Bank Indonesia dalam Perekonomian Indonesai Tahun 1946 – 1949. Setelah lulus beliau pernah mengikuti SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di SMA Negeri Pulau Pura, Kabupaten Alor. Belakangan, yang bersangkutan telah menamatkan S2 di Pendidikan Sejarah UNY. Saat ini beliau aktif mengajar di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), Johor Bahru, Malaysia. Beliau merupakan seorang guru yang kreatif dan memiliki metode mengajar yang tidak membosankan bagi siswanya. Beliau menggunakan nyanyian agar siswa dapat belajar IPS dengan cara yang lebih menyenangkan. Dalam cuplikan video yang telah beliau upload di instagram beliau, nampak para siswa menyanyi dan bertepuk tangan dan diiringi petikan gitar oleh beliau.

Selain aktif menjadi guru, beliau juga merupakan seorang penulis. Tulisan beliau tidak hanya berkisah di dunia pendikan dan sejarah saja, namun juga dunia keolaragaan, yaitu sepak bola di Indonesia; khususnya Persis Solo. Artikel dan esai yang beliau tulis telah terbit di koran cetak maupun digital. Selain itu beliau juga telah menerbitkan sebuah buku tentang sepak bola dengan judul Pusaka Sepak Bola Surakarta yang telah terbit pada tahun 2018. Tulisan-tulisan beliau yang telah dipublikasikan adalah sebagai berikut: Barbarisme dalam kultur Tribune, Mewarisi Sejarah Api Persis, Persis Solo Mau Kemana?, Menggaungkan Tri Pusat Pendidikan, Reposisi Relasi Orang Tua dan Guru, Khitah Pengenalan Lingkungan Sekolah, Keluarga Sebagai Fundamen Literasi, dan masih banyak lainnya. Beliau juga merupakan anggota dari Solosocieteit.

Disamping kesibukannya sebagai pendidik dan penulis, beliau juga sering didapuk sebagai pembicara maupun moderator dalam seminar ataupun bedah buku. Berikut beberapa acara yang pernah menjadikan beliau sebagai pembicara maupun MC: QuBisa; Memunculkan Performa Kerja yang Baik sebagai Anak Magang serta Proses Hiring & Recruitment, sebagai pembicara; Menjadi Pahlawan Devisa dan Penjuang Pendidikan Sepanjang Hayat, sebagai moderator, Peluncuran Guru Belajar dan Berbagi Seri Guru Merdeka Belajar, sebagai pembicara; Mimpi Anak Indonesai di Negeri Jiran, sebagai pembicara; dan masih banyak lainnya. Beliau juga pernah diundang ke acara TV di MTA TV Surakarta sebagai wakil ketua Solo Societeit yang membicarakan tentang musik Lokananta. Selain pernah muncul di TV, pemberitaan tentang beliau juga tersedia di koran online.

Berikut beberapa pemberitaan tentang Ardian Nur Rizki: Silang Budaya Sebagai Paradigma Baru, yang dapat diakses melalui link https://m.solopos.com/silang-budaya-sebagai-paradigma-baru-1653762 ; Cedera Mata dari Johor: Memapah Progesivitas Persis Solo, yang dapat diakses mealui link https://m.solopos.comcedera-mata-dari-johor-memapah-progesivitas-persis-solo-1479480 ; Kita Harus Menjadi Guru, yang bisa diakses melalui link https://m.solopos.com/kita-harus-menjadi-guru-1124683, dan masih banyak lainnya. Untuk mengetahui kegiatan selengkapnya bisa mengunjungi profil instagram beliau di https://instragram.com/ardiannurrizki atau di channel Youtube beliau https://youtube.com/@ardiannurrizki433 .

Dari sosok Ardian Nur Rizki kita bisa belajar tentang arti penting sebuah kerja keras, pentingnya produktif dalam menghasilkan karya, pentingnya sebuah pendidikan yang kreatif sehingga dapat mengubah persepsi masyarakat bahwa pembelajaran sejarah tidak membosankan. Beliau merupakan sosok yang tidak pelit ilmu, tidak menimbun ilmu yang dimilikinya melainkan mendesiminasikan keilmuannya pada masyarakat luas lewat berbagai media, sehingga beliau bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

Komentar